Syarat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan

Setiap satu bulan dalam setahun, umat Islam menjalankan ibadah puasa. Ketika bulan suci Ramadhan tiba maka umat Islam diwajibkan untuk menjalaninya satu bulan penuh dan ketika sudah selesai maka umat Islam akan merayakan hari raya Idul Fitri. Puasa tidak hanya sekedar menahan lapar dan haus saja melainkan lebih dari itu, sepertui menahan hawa nafsu terhadap Istri, menahan amarah, dan masih banyak lagi. Ketika waktu sahur kita diperbolehkan untuk makan danĀ  niat puasa ramadhan dan barulah kita memulai puasa. Nah kalian sendirisudah tahu atau belum nih perihal syarat menjalani Ibadah puasa di bulan suci Ramadhan? Jika belum, simak ulasannya sebagai berikut.

1.Beragama Islam

Syarat pertama ini tentunya menjadi syarat mutlak yang harus diikuti yaitu beriman atau beragama Islam. Jika seseorang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan tetapi tidak beragama Islam, mereka tetap boleh manjalaninya. Namun, mereka tidak akan mendapatkan pahala sedikitpun melainkan hanya mendapat lapar dan haus saja. Maka dari itu jika ada teman dekat atau saudara kita yang hanya ikut-ikutan puasa saat bulan Ramadhan tetapi tidak beragama Islam, ada baiknya untuk mengedukasinya seputar sayarat ibadah puasa dengan lembut.

2.Berakal/tidak gila

Siapa sangaka bahwa menjalani Ibadah puasa di bulan suci Ramadhan hanya diperbolehkan untuk orang Islam yang berakal saja. Sayarat ini merupakan syarat mutlak yang harus dipatuhi di agama Islam sebab, orang yang tidak berakal tidak akan mengerti apa yang mereka lakukan seperti manfaat puasa, dan hal lainnya. Jika mereka dipaksa untuk menjalankan ibadah puasa, mereka akan kebingungan dan bukan tidak mungkin marah karena dilarang makan sedangkan mereka tidak memiliki akal untuk menelaah hal tersebut.

3.Baligh

Syarat selanjutnya yait, puasa hanya boleh dijalani ketika seseorang sudah mengalami akil baligh. Baligh sendiri memiliki makna bahwa mereka sudah cukup umur untuk menjalani ibadah puasa sebab, jika anak-anak yang belum baligh dipaksa berpuasa mereka belum mengerti manfaat dari apa yang mereka jalani. Tetapi, jika kalian ingin melatih anak-anak kalian untuk berpuasa sejak kecil hal itu tidak masalah namun, jangan full seharian melainkan setengah hari saja. Karena fisik mereka tidak sekuat orang yang sudah menginjak masa akil baligh.

4.Sehat

Syarat untuk menjalani ibadah puasa selanjutnya adalah sehat. Orang yang tidak sehat secara jasmani dan rohaninya mereka tidak diperbolehkan untuk menjalani ibadah puasa. Sebab, puasa sendiri tujuannya untuk kebaikan, sedangkan jika orang sakit menjalani ibadah puasa itu hanya akan menyiksa dirinya sendiri. Tetapi perlu diingat bahwa, jika seorang muslim sudah sembuh dari penyakitnya mereka wajib menggantinya dilain waktu. Untuk lebih jelasnya mengenai hukum mengganti puasa kalian boleh bertanya kepada ustadz kalian ya.

5.Suci dari Haid dan Nifas

Syarat terakhir untuk menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan ialah suci dari haid dan nifas. Seorang wanita yang tengah mengalami haid atau nifas tidak boleh menjalani ibadah puasa sebab mereka tidak suci. Tetapi perlu diingat bahwa, ketika haid dan nifas sudah usai mereka juga wajib menggantinya dilain waktu, inilah yang membuat cobaan wanita lebih berat ketimbang lelaki.

Nah mungkin itu saja informasi yang dapat kami sampaikan seputar syarat untuk menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan kami ucapkan terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *